SOKOGURU - Pemain asal Brasil, David da Silva sudah tidak akan menjadi bagian penting lagi bagi Persib Bandung untuk kompetisi musim 2025/2026.
Padahal selama membela Persib, David da Silva merupakan mesin gol untuk Maung Bandung dengan bukti meraih gelar top skor Liga 1 2023/2024.
Hanya saja, penampilannya cenderung menurun kerap mengalami cedera, dan perlahan Tyronne del Pino menjadi sosok tajam di sektor serang Persib musim lalu.
Akan tetapi, baik da Silva maupun Tyronne sudah tidak akan bertahan, dan sebab posisi mereka mulai digantikan dengan kehadiran pemain baru.
Melalui akun Instagram milik pribadi, David da Silva hadir untuk menyapa Bobotoh. Ia menjelaskan, sejujurnya masih ingin bertahan di Persib.
Namun dikarenakan kondisi tertentu yang tidak bisa membuatnya bisa berada di dalam posisi tersebut, sehingga terpaksa pergi.
"Halo Bobotoh, aneh rasanya menulis ini sekarang. Tapi saatnya telah tiba. Saya ingin lebih lama bersama kalian, tapi waktunya melangkah ke jalan baru," ujar David.
Striker yang pernah membela Persebaya Surabaya itu memilih menerima dengan apa yang menjadi keputusan manajemen skuad Maung Bandung.
Selama membela tim kebanggaan Bobotoh, menurut David, banyak kenangan yang terjadi, terutama bersama fans.
Terlebih, tiga setengah tahun tentu bukan waktu yang sebentar, dan dia sukses mempersembahkan dua trofi juara kompetisi Indonesia.
"Saya di sini bukan untuk menyalahkan, tapi berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan kalian," ujar David.
"Banyak momen intens yang saya alami, sebagai pemain dan penggemar, merasakan setiap emosi selama 3,5 tahun bersama tim ini (Persib)," tambahnya.
Meski kini tidak lagi memperkuat Persib, David mengatakan, kenangan indah itu akan tetap selalu memiliki tempat di hatinya.
"Kenangan ini akan selalu ada di hati saya, cerita yang akan saya bagikan dengan bangga, tentang pengalaman luar biasa di sini," katanya.
David mengakui, jika semua sudah dicobanya untuk diberikan kepada Persib. Bermain di lapangan membuktikan, jika dia ingin selalu berkontribusi dalam setiap laga.
Kemudian, David kini hanya bisa mendoakan skuad Pangeran Biru bisa mendapatkan prestasi di masa depan.
"Meski kata-kata tidak bisa mengungkapkan, ketahuilah akun tinggalkan versi terbaikku di sini. Dedikasiku pada klub dan kalian akan selalu intens, 100% tulus," ujar David.
Di samping itu, ia menyatakan, tidak mengucapkan selamat tinggal karena berharap suatu saat nanti bisa dipertemukan kembali.
"Aku tidak mengucapkan selamat tinggal, tetapi sampai jumpa. Suatu hari, di dalam atau di luar lapangan, aku harap bisa membahagiakan kalian lagi," ujar David.(*)